KERAGAMAN jenis dan warna, memang menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar ikan koi. Nama ikan ini bentuknya serupa ikan emas. Keduanya memang bermoyang satu, yakni ikan karper (Cyprinus carpio). Ini memang baru beberapa tahun terakhir cukup populer. Padahal, masuk di Indonesia sudah sekitar 20 tahun yang lalu.
Di Jepang, ikan ini dinamakan nishikigoi (Cyprinus carpadie). Artinya, ikan berwarna warni. Goi sendiri artinya ikan karper. Koi sendiri berasal dari bahasa Cina. Kebetulan ini sudah ada sejak 2.500 tahun lalu, pada zaman pemerintahan Raja Shoko dan sampai kini dipakai para penggemarnya di seluruh dunia.
Menurut catatan Kompas, ikan ini konon berasal dari Persia, di bawa ke Jepang lewat Cina dan Korea. Dan berkembang pesat sejak sekitar 160 tahun lalu. Munculnya ikan koi berwarna-warni adalah hasil penyilangan dan budi daya ratusan tahun.
Pada awalnya, peternak di Jepang hanya bisa menghasilkan varietas koi satu warna tunggal, yakji koi hitam (Karasugoi, Sumigoi), putih (Shiromuji), merah (Akagoi, Benigoi, dan Higoi), kuning (Kigoi), keemasan (Kingoi), dan putih keperakan (Gingoi).
Dari satu warna, kemudian muncul koi dua warna, yakni Kohako (putih merah), Shiro bekko dan Shiro utsuri (hitam putih). Lalu, muncul berikutnya koi tiga warna, yakni Taisho sanke dan Showa sanshoku (merah, hitam, putih). Dan berikutnya, melahirnya koi multi warna seperti Goshiki, terdiri dari unsur warna dasar biru bercak-bercak merah, hitam, biru tua, dan putih.
Kemudian, hasil persilangan dengan ikan karper Jerman yang dinamakan karper tak bersisik (Kagami goi) sekitar tahun 1904, menghasilkan koi sebagian bersisik dan sebagian tidak. Ikan ini dinamakan Ditsu nishikigoi.
Dalam pameran tersebut, jenis-jenis ikan koi yang dipamerkan dalam berbagai ukuran itu antara lain Asagi, Shusui, Goshiki, Koromo, Showa-sanshoko, Tancho, Bekko-utsur mono. Dalam pameran ini diperlombaan bagi penggembar yang mampu menampilkan varietas unggul, warna dan pola yang bagus, serta ukuran badannya.
Sampai saat ini, diperkirakan lebih dari 18 varietas utama ikan koi. Untuk memudahkan dalam perlombaan, biasanya belasan koi itu dimasukkan dalam beberapa golongan, antara lain Bekko, Utsurimono, Asagi/Shusui, Koromo, Kawarimono, Ogon, Hikarimoyo-mono, Hikari-utsurimono,, Kinginrin dan Tancho. Selain itu, ada juga Kohako, Taisho sanke dan Showa sansoku.
***
DALAM sejarah perkembangan pembiakan dan penyilangan ikan koi di Jepang, nama Indonesia juga menjadi catatan tersendiri. Pada tahun 1962, Pangeran Akihito bersama Putri Michoko menyempatkan diri berkunjung ke Bogor dan melihat ikan emas Indonesia dari ras Kumpay. Ikan emas yang nama latinnya sama dengan ikan karper Jepang ini dari varietas Flavipinnis.
Akihito berkeinginan menyilangkan ikan emas Indonesia dengan ikan karper Jepang. Dan pada tahun 1980, Balai Penelitian Ikan Air Tawar Bogor mengirim ke Jepang sekitar 60 ekor ikan emas ras Kumpay yang berumur enam bulan. Hasilnya, yang di bawa ke Indonesia kembali pada tahun 1991 ada lima macam koi silangan dengan lima macam kominasi warna.
Ke lima macam koi itu masing-masing Starin sanke (memiliki tiga warna), Kohako (putih dan merah), Asagi (warna punggung biru dan perutnya putih), Shusui (mirip Asagi, tetapi punggungnya bersisik), dan platinum. Semuanya, memiliki jumbai ekor dan sirip perut yang panjang, yang tidak dimiliki koi asli Jepang.
Melihat demikian banyak varietas koi ini, dapat dipahami para peternak di Jepang betul-betul melakukan pembiakan dan penyilangan yang sangat ketat. Bahkan dalam buku panduan The 2nd Bandung Chapter Internasional 2001, disebut-sebut, dari hasil sekali pembiakan mendapatkan sekitar 20.000 ekor anak ikan. Ini kemudian dilakukan pemilihan mana yang diperkirakan akan menghasilkan pola dan warna yang baik. Bibit yang kualitas baik diperkirakan hanya sekitar 10 persen atau sekitar 2.000 ekor.
Mereka langsung dipisahkan dari induknya sejak berukuran 4 cm. Ribuan ikan kemudian dimasukan ke dalam Mud Pond (kolam lumpur) yang cukup luas. Mereka dibesarkan hingga berukuran sekitar 15 cm. Ribuan ikan koi ini kemudian dilakukan penyeleksian lagi dan diambil yang memiliki kualitas baik sekitar 10 persen atau 200 ekor.
Ratusan ekor ikan koi inilah yang tetap dibesarkan di Mud Pond hingga ukuran jumbo. Ratusan ikan inilah yang akan dijadikan bibit induk dengan kualitas terbaik. Sedangkan yang tidak terpilih di pindahkan ke kolam beton untuk kemudian dijual.
Cara pembiakan dan penyilangan demikian belum banyak dilakukan di Indonesia. Ini bisa dimaklumi karena modalnya cukup besar, terutama untuk mendapatkan bibit induk yang baik. Di Indonesia, pemilihan induk yang baik belum terlalu diperhatikan.
Penyilangan masih sembarangan dan campur baur sehingga menghasilkan apa yang dinamakan ikan koi lokal. Selain itu, bibit induk koi yang disilangkan hanya memiliki ukuran sekitar 40-50 cm, sehingga tidak dapat menghasilkan koi ukuran besar. Akibatnya, harga jualnya juga menjadi murah.
13 Februari 2009
08 Februari 2009
P3 Ikan Koi Sakit

P3 Ikan Koi Sakit
Pernahkan anda melihat secara tiba-tiba ikan koi kesayangan anda tidak lagi lincah (cuek) dan enggan mendekati ketika anda memberi pakan? Atau ikan anda terlihat gelisah/ berusaha melompat dari kolam? Itu artinya kondisi ikan koi anda mungkin saja sedang sakit.
Tanda fisik ikan koi yang sedang sakit, secara umum adalah :
* Menyendiri dari kelompok ikan-ikan koi lainnya.
* Berdiam diri didasar kolam dengan sirip yang terbuka.
* Sirip samping dan sirip atas robek/luka
* Gelisah
* Sisik dan kulit memutih seperti bintik-bintik atau berselaput
* Mata memutih berselaputMulut memegap dengan irama yang tidak beraturan (seperti terengah-engah kekurangan oksigen).
Penyakit pada ikan koi dapat disebabkan oleh :
* Kutu air, mudah terihat oleh mata. Kutu air berbentuk seperti mata kail/ jangkar yang kecil dan melekat pada badan ikan koi.
* Virus, yang termasuk susah untuk dideteksi namun sering menyerang ikan koi.
* Jamur, karena merupakan materi yang sangat kecil sehingga tidak mudah terlihat secara kasat mata. Menyerang pada seluruh permukaan kulit ikan dan sangat terlihat jelas bila telah menyerang bagian mata ikan koi berselaput putih.
* Bakteri. Sama halnya dengan penyakit jamur, bakteri yang mengganggu ikan koi tidak terlihat oleh mata. Tanda-tanda setelah terserang penyakit ini biasanya ikan koi menjadi gelisah.
* Air kolam atau akuarium yang tidak bersih, sehingga parasit dan penyakit diatas berkembang dan menyerang koi kesayangan anda.
Cara mengatasi koi yang sakit ( Pertolongan Pertama Pada Koi – P3K)
Langkah pertama yang harus segera dilakukan, setelah anda melihat tanda-tanda ikan koi yang sedang sakit, lakukan tindakan-tindakan sebagai berikut :
* Segera pindahkan (isolasi) ikan koi yang sakit pada kolam/aquarium lain agar tidak menularkan penyakitnya kepada ikan koi yang sehat.
* Jaga temperature air pada akuarium isolasi.
* Berikan aerasi/ oksigen yang cukup dengan menggunakan pompa udara (Air Pump)
* Hindari memberi makan pada koi yang sakit secara berlebihan. Sebagaimana halnya manusia, ikan koi yang sakit tidak memiliki nafsu makan yang baik sehingga bila anda memberi pakan yang banyak justru akan mengotori akuarium/ kolam isolasi.
* Berikan pengobatan secara cepat dan tepat ( obat dan bahan yang sesuai dengan penyebabnya ).
Untuk penberian obat/ bahan dalam pengobatan ikan koi akan kami sajikan pada posting berikutnya. Semoga Bermanfaat.
CARA MERAWAT IKAN KOI
Senin,9 februari 2009
cara merawat tidaklah sulit hanya dengan memberi perhatian khusus pada si ikan. Mengganti air yang telah keruh dengan memberi sedikit aliran pada air seperti habitat aslinya.
cara merawat tidaklah sulit hanya dengan memberi perhatian khusus pada si ikan. Mengganti air yang telah keruh dengan memberi sedikit aliran pada air seperti habitat aslinya.
gaya hidUP

MEMELIHARA IKAN KOI, ANTARA KESENANGAN DAN HOKI
Memelihara ikan koi, bagi penggemar ikan ini, merupakankesenangan sekaligus mengharap keberuntungan. Tetapi ini bukansembarang hobi sebab memelihara ikan koi diyakini bisa memperolehhoki, mendapatkan kekayaan berlimpah, dan panjang umur. Ikan koimerupakan simbol keberuntungan.
"Hampir semua lukisan bertema ikan koi menunjukkan jumlahikannya sembilan ekor. Angka sembilan dianggap angka hoki," kataJohanes Hariyanto, yang juga Direktur PT BSD, kepada Kompas, pekanlalu.
Hariyanto adalah satu dari sekian banyak penggemar ikan koi.Mereka menjadikan ikan koi sebagai gaya hidup. Namun mereka meyakinipula ikan koi menghasilkan uang karena punya nilai ekonomis tinggi.Selain itu, ikan koi juga simbol panjang umur. "Ikan koi sendiriumurnya panjang. Di Jepang bahkan ada yang berusia lebih dari 200tahun. Keindahan ikan koi terlihat jika kita melihatnya dari atas.Karena itu, ikan koi lebih cocok dipelihara di kolam, bukan diakuarium," ungkapnya.
Hariyanto membangun kolam ikan khusus berukuran 210 meter kubikyang berisi 126 ekor. "Jumlah ini kalau angka-angkanya ditambahmenjadi angka sembilan," kata Hariyanto menjelaskan.Sebagian besar ikan koi miliknya sudah besar-besar. Ikan koi yangpanjangnya lebih dari 30 sentimeter dengan berat 6 kilogram jikadijual harganya lebih dari Rp 20 juta per ekor! Ikan koi sepanjang 8sentimeter harganya sekitar Rp 3 jutaan.
Namun, menurut Hariyanto, dia belum pernah menjual ikan koipeliharaannya itu. "Kalau pemijahan ikan koi ini berhasil, saya akanmemberikan sebagian kepada masyarakat sekitar," kata lelakikelahiran Rembang, Jawa Tengah, 9 April 1956, itu.
Menyaksikan ikan-ikan koi di kolamnya berkumpul saat makanandilempar merupakan kebahagiaan yang tiada tara bagi pemiliknya.Keyakinan bahwa ikan koi dapat menghilangkanstres merupakan salahsatu faktor mengapa banyak orang yang memelihara ikan ini.
Cara memeliharaMemelihara ikan koi itu, menurut Hariyanto, gampang-gampangsusah. Yang dibutuhkan adalah filter sirkulasi kejernihan air. Ikankoi memang jarang mati, tetapi itu sangat tergantung dari caramemeliharanya.
"Kita harus punya rasa sayang pada ikan itu. Kita juga harusselalu mengontrol air, selalu memberinya antibiotik agar ikanterhindar dari penyakit," kata Hariyanto, yang hampir setiap haridatang ke kolam khusus ikan koinya, yang dijaga tiga pegawai.
Di atas lahan seluas 5.000 meter persegi di Serpong, Tangerang,Hariyanto juga membangun kolam ikan mujair, patin, dan nila 320 meterkubik. Ada ribuan ikan di dalam kolam itu.
Menurut Wikipedia, ikan koi adalah sejenis ikan kap yang banyakdipelihara sebagai ikan hiasan karena sifatnya yang lemah lembut.Ikan itu hampir menyerupai ikan emas dan dalam keluarga yang samadengan ikan emas.
Dari sekian banyak jenis ikan koi, ada tiga yang sangat terkenalyang disebut gosanke, yaitu kohaku, jenis ikan koi yang punya corakwarna merah di atas warna putih. Sanke, jenis ikan koi yang bercorakwarna merah dan hitam di atas warna putih, tetapi corak hitam tidakterdapat di kepala. Sedangkan showa adalah ikan koi hitam bercorakwarna merah dan putih.
Mengapa ikan koi unik? Ikan koi dapat menjadi teman seumur hidup,warna-warninya beragam, indah, mudah menyesuaikan diri denganlingkungan, mudah menerima makanan, lemah lembut dan jinak, sertaraja ikan hias air tawar.
Majalah Tropical Fish Hobbiest (September 1988) memuat asal-usulkata nishikigoi. Menurut sejarah China, ketika anak laki-laki tertuadari Kong-zi lahir pada tahun 533 SM, penguasa Kerajaan Lu memberinyaikan sebagai hadiah ulang tahun. Ikan itu konon yang kita sebut koisekarang ini.
Kata koi, menurut penulisan Jepang, memang bisa menimbulkan duamakna berbeda. Makna pertama adalah ikan, sedangkan makna keduamenjadi murni atau sempurna. Dari kedua makna ini, seperti dikutipbreederkoi.com, koi bisa diartikan sebagai ikan yang mempunyai garisrapi dan teratur pada sisik di badannya. Artinya, koi merupakan ikanyang benar-benar sangat menguntungkan dan sangat ideal untuk seni.
Semakin banyaknya penggemar ikan koi ini terbukti dari pesertaforum diskusi Trubus Online yang membahas segala sesuatu tentang ikankoi. Beberapa artikel mengenai ikan koi juga semakin mudah ditemukandi internet, seperti o-fish.com dan breederkoi.com.
Artikel dan diskusi itu membahas banyak hal, mulai dari carapembuatan kolam untuk ikankoi, desain kolam, sistem filtrasi,pemijahan koi, hingga hal-hal mencegah hama dan penyakit.
Langganan:
Postingan (Atom)
